top news photography Visi & Misi KBN Indonesia

Mempelajari prinsip sukses bisnis dalam Alkitab.
Kesaksian yang memberikan inspirasi.
Pendampingan mempraktekkan kebenaran Firman.
Menghidupi & Mengalami sendiri keberhasilan sejati.
Melayani & Menjadi Berkat.
Read more...




PERTEMUAN KBN Oktober 2018 : Minggu,28/10/2018 Pk 17.00," IMPACT NOT IMPRESS, oleh : Bpk. Marco " Gedung Grand Matlenn (ex.Istana Gading) Lt.3, Komplek Ruko City Square, Jl. Abdulrahman Saleh
Home
The Locked Room PDF Print E-mail
Written by Ir. David Kurniadi   
Friday, 06 April 2018 06:23

There was a sad and unexpected situation after the resurrection of Jesus. The disciples gathered together in one room with the door tightly locked because they were full of fear of the Jews (John 20:19). This fear was related to their unbelief to what Jesus had said, that he would raise again from the dead after his crucifixion (Mark 16:11,13,14). So, there is close relation between fear and unbelief.

 

Read more...
 
The High Cost of Human Salvation PDF Print E-mail
Written by Ir. David Kurniadi   
Friday, 06 April 2018 06:21

When God, or more precisely: the Son of God, made the world (Genesis 1:1-31; John 1:3) according to the Father’s will, it costs him nothing, because He just spoke the word and everything was created (Psalms 33:9). When He made human being, it also costs Him nothing, because He just used the dust of the ground (Genesis 2:7), to form his physical body and breathed into his nostrils the breath of life, and man became a living being.

 

Read more...
 
Life after Death PDF Print E-mail
Written by Ir. David Kurniadi   
Saturday, 17 March 2018 06:16

In Luke 16: 19-31, Jesus tells us the story about two men whose lives were very contrasting. The one was very poor while the other was very rich. The rich man was clothed in purple and fine linen. This was the apparel of a rich man at that time. He also lived in luxurious life and feasted everyday (verse 19). While the poor man lived as a beggar and his body was full of sores. He was laid at the gate of the rich man’s house (verse 20). He waited for the crumbs, which fell from the rich man’s table, to fill his empty stomach; moreover the dogs came and licked his sores (verse 21). It was a very sad situation.

Last Updated on Saturday, 17 March 2018 06:20
Read more...
 
Kehidupan Setelah Kematian PDF Print E-mail
Written by Ir. David Kurniadi   
Tuesday, 13 March 2018 14:33

Dalam Lukas 16:19-31, Tuhan Yesus menceritakan kehidupan dua orang yang sangat kontras keadaannya. Yang seorang sangat miskin dan yang lainnya sangat kaya. Si kaya “selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus.” Ini adalah pakaian khas orang yang sangat kaya pada zaman itu. Tambahan pula “setiap hari ia bersukaria (berpesta-pora) dalam kemewahan” (ayat 19). Sementara si miskin adalah seorang “pengemis,” “badannya penuh dengan borok” dan “berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu” (ayat 20), menantikan “apa yang jatuh dari meja orang kaya itu.” Sementara itu “anjing-anjing datang dan menjilat boroknya” (ayat 21): suatu keadaan yang sangat menyedihkan.

 

Last Updated on Tuesday, 13 March 2018 14:34
Read more...
 
More Than Conquerors PDF Print E-mail
Written by Ir. David Kurniadi for Ps. Yusuf Rahman   
Thursday, 22 February 2018 08:38

Every believers living in this world must face their own battles and races that have been ordained by God. The words “more than conquerors” or “more than overcomers” (Romans 8:37) show us that indeed there are battles and races in our life; without it there would be no victories.

 

Read more...
 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 3 of 54




Newsflash

Sikap Yang Benar Untuk Kehidupan Yang Diberkati

Tuhan senang untuk memberkati anak-anak-Nya dengan kelimpahan (Yoh. 10:10). Berkat yang berlimpah itu bahkan telah Ia siapkan (Efesus 1:3) dan siap diberikan. Tiap anak-anak Tuhan masing-masing memiliki bagian yang ditentukan (Efesus 1:11) sebagai warisan (Galatia 4:7). Bagian itu begitu kaya dan mulia (Efesus 1:18) dan Allah mau supaya kita menerima bagian yang sudah ditentukan itu seluruhnya! Untuk itu Allah mengaruniakan Roh Kudus sebagai jaminannya (Efesus 1:14).

Tetapi untuk siap memperoleh berkat yang berlimpah itu diperlukan sikap yang benar, karena tanpa sikap yang benar kelimpahan itu dapat menghancurkan kehidupan orang yang menerimanya. Tidak sedikit anak-anak Tuhan yang justru jatuh dan mundur setelah mereka diberkati dengan kelimpahan, sementara ketika mereka masih berkekurangan mereka sungguh-sungguh dan setia. Itulah sebabnya banyak orang percaya yang tertunda berkatnya karena mereka belum memiliki sikap yang benar. Kita akan belajar dari pemazmur tentang sikap-sikap yang benar untuk hidup yang berkelimpahan. Kita akan belajar dari Mazmur 37.




Powered by God Wisdom. Thanks to Jesus and Holly Spirit, All the time.