top news photography Visi & Misi KBN Indonesia

Mempelajari prinsip sukses bisnis dalam Alkitab.
Kesaksian yang memberikan inspirasi.
Pendampingan mempraktekkan kebenaran Firman.
Menghidupi & Mengalami sendiri keberhasilan sejati.
Melayani & Menjadi Berkat.
Read more...




PERTEMUAN KBN November 2018 : Minggu,25/11/2018 Pk 17.00," BERKAT UNTUK TAHUN 2019, oleh : Bpk. Pdt. Ir. David Kurniadi (Preskom PT.Stockindo dan PT.Mondave) " Gedung Grand Matlenn (ex.Istana Gading) Lt.3, Komplek Ruko City Square, Jl. Abdulrahman Saleh
Bermitra bisnis dengan Allah PDF Print E-mail
Written by Ir. David Kurniadi   
Monday, 04 May 2009 14:53

Banyak orang memanfaatkan Tuhan untuk kepentingan bisnis mereka. Tetapi sekarang kita justru akan memanfaatkan bisnis kita untuk kepentingan Tuhan (Yoel 3 : 10 : Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak)

Bisnis kita sekarang adalah sarana Tuhan untuk mewujudkan kehendak-Nya di bumi. Bisnis kita menjadi saluran berkat bagi banyak orang, kesaksian yang membawa kemuliaan bagi nama Tuhan, sarana untuk Tuhan mendirikan Kerajaan-Nya.

Tuhan ingin menguasai dunia bisnis bagi kehendak dan rencana-Nya. Mengapa? Sebab, bisnis adalah jantung suatu masyarakat (heart of the society). Bisnis melibatkan banyak orang, uang, kekuasaan, pengaruh yg besar. Iblis telah lama menguasai dunia bisnis dan Tuhan ingin merebutnya. Bagaimana? Melalui pebisnis anak Tuhan yang telah dijamah hatinya dan diubahkan paradigmanya.

Tuhan mencari para pebisnis anak Tuhan yang mau bermitra dengan Allah dan mendirikan “Bisnis Kerajaan Allah” di bidang usaha yang sekarang mereka kuasai.

Mereka harus mengkonversi bisnis mereka menjadi sarana “ibadah dan pelayanan” bukan semata-mata mencari uang dan menumpuk kekayaan untuk kepentingan pribadi.

Mereka adalah para pebisnis yang mau berbisnis dengan prinsip dan mentalitas Kerajaan Allah dan mengarahkan bisnis mereka untuk tujuan dan kepentingan Kerajaan Allah.

Inilah yang akan dilakukan para pebisnis yang telah dijamah hatinya dan diubahkan paradigmanya: 

(Yohanes 4 : 34 : "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia Yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya). Mereka menjadikan kehendak Allah sebagai “makanan” mereka, artinya menjadi tujuan utama, prioritas, kebutuhan utama, minat terbesar mereka; dan bukan kehendak dan keinginan mereka sendiri.

Sikap ini menjadikan Allah “berkepentingan” dengan bisnis mereka karena ada kehendak Allah yang harus terjadi melalui bisnis dan kehidupan mereka. Allah punya urusan dengan bisnis dan pekerjaan mereka sehingga Allah ikut campur tangan, melindungi dan membela bisnis mereka. Ada kepentingan Allah di situ.

Yohanes 4 : 35 : "Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai."  Mereka memiliki visi-Nya Kristus, yaitu penuaian jiwa-jiwa.

Mereka mengarahkan bisnis mereka dan memanfaatkan pencapaian yang mereka peroleh untuk perluasan Kerajaan Allah, pekabaran Injil dan pemenangan jiwa-jiwa, untuk mempengaruhi dan mengubahkan lingkungan, kota dan bangsa.

Yohanes 4 : 36 : "Sekarang juga penuai telah menerima upahnya." Kepada orang-orang yang mau bermitra dengan Allah dalam bisnis Kerajaan Allah, Allah akan memberikan “upah untuk kehidupan sekarang ini” dan “buah-buah untuk hidup yang kekal”. Suatu keuntungan yang luar biasa.

Inilah penawaran Kerja Sama Allah kepada bisnis kita untuk bermitra dalam bisnis Kerajaan Allah. Jika kita menyambutnya maka Allah akan mengurapi bisnis kita (Mazmur 89 : 20 – 26 : Baca artikel "Diurapi Untuk Berbisnis")

Selamat memulai kemitraan dengan Allah dalam Bisnis Kerajaan Allah. Shalom : Ir. David Kurniadi 

 
Please register or login to add your comments to this article.




Newsflash

Identitas Dahsyat Orang Percaya (Bag I)

1 Petrus 2 : 9, “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib”

 

Tuhan memberikan banyak identitas bagi orang-orang percaya. Identitas-identitas yang diberikan-Nya sangat luar biasa dan menakjubkan, terutama karena identitas-identitas itu dianugerahkan oleh Allah sendiri kepada kita manusia yang tidak sempurna yang hidup dalam dunia yang seperti ini. Identitas-identitas itu menunjukkan apa dan bagaimana kita di dalam pandangan Allah. Jika kita merenungkannya sungguh menakjubkan karena Allah memandang kita sangat berbeda dengan kita memandang diri kita sendiri dan dengan cara dunia memandang kita. Anugerah-Nya ini begitu besar sehingga sulit dipahami oleh pikiran kita.

 




Powered by God Wisdom. Thanks to Jesus and Holly Spirit, All the time.