top news photography Visi & Misi KBN Indonesia

Mempelajari prinsip sukses bisnis dalam Alkitab.
Kesaksian yang memberikan inspirasi.
Pendampingan mempraktekkan kebenaran Firman.
Menghidupi & Mengalami sendiri keberhasilan sejati.
Melayani & Menjadi Berkat.
Read more...




PERTEMUAN KBN Agustus 2018 : Minggu,26/08/2018 Pk 17.00," Berkat Besar Dibalik Panggilan, oleh : Bpk. Pdt. Simon Irianto, Dipl. Text " Gedung Grand Matlenn (ex.Istana Gading) Lt.3, Komplek Ruko City Square, Jl. Abdulrahman Saleh
Diurapi untuk Bisnis PDF Print E-mail
Written by Ir. David Kurniadi   
Monday, 04 May 2009 23:53

Allah peduli dengan profesi dan bisnis anda jika anda memanfaatkan bisnis dan profesi anda untuk kepentingan-Nya. Allah punya urusan dengan bisnis dan profesi anda, sebab ada kehendak dan rencana Allah yang harus terjadi melalui bisnis dan profesi anda

. Karena Allah berkepentingan maka Allah bersedia campur tangan dalam bisnis dan profesi anda dengan memberkati, melindungi dan membelanya. Bentuk campur tangan Allah secara langsung dalam kehidupan, bisnis dan profesi kita adalah pengurapan Roh Kudus yang turun dan menaungi serta menyertai kehidupan, bisnis atau profesi kita. Apa artinya jika Allah mengurapi bisnis dan profesi kita? Mazmur 89 : 21 – 27 menguraikannya bagi kita.

Ayat 21 : “Aku telah mendapat Daud, hamba-Ku; Aku telah mengurapinya dengan minyak-Ku yang kudus”. Pengurapan minyak adalah simbol pengurapan Roh Kudus. Ketika Allah berkenan mengurapi kita itu artinya Allah telah berhasil mendapatkan kita sebagai “hamba-Nya” : sebagai alat dan sarana-Nya untuk mewujudkan kehendak-Nya, sebagai kawan sekerja untuk mewujudkan rencana-Nya.

Siapapun anda, apakah anda seorang presiden direktur, general manager, CEO, chairman, share holder atau supervisor, seorang entrepreneur atau professional. Jika Tuhan dapat memakai anda sebagai sarana-Nya dan menjadikan anda sebagai kawan sekerja-Nya bagi bisnis Kerajaan-Nya, maka anda adalah seorang “hamba Alah”  di dalam bisnis dan profesi anda. Allah berkenan mengurapi anda dengan Roh Kudus-Nya.

Ayat 22 : “Maka tangan-Ku tetap dengan dia, bahkan lengan-Ku meneguhkan dia.” Ini suatu pernyataan yang luar biasa dari Allah bagi kita bahwa pengurapan-Nya merupakan tanda penyertaan-Nya dan dukungan penuh-Nya atas bisnis dan profesi kita. Jika Allah menyertai kita, itu sudah lebih dari cukup! Daud berhasil di segala perjalanannya, sebab Tuhan menyertai dia (1 Samuel 18 : 14). Kita tidak perlu mengandalkan back-up dari orang-orang yang berkuasa; penyertaan Tuhan cukup bagi kita.

Ayat 23 – 24 : “Musuh tidak akan (berhasil) menyergapnya, dan orang curang tidak akan (berhasil) menindasnya. Aku akan menghancurkan lawannya dari hadapannya, dan orang-orang yang membencinya akan Kubunuh”. Musuh kita dalam hal ini bukanlah manusia atau pesaing kita, karena kita berjuang bukan melawan darah dan daging (Efesus 6 : 12). “Musuh” di sini adalah segala unsur negatif yang mengancam kelangsungan dan keberhasilan bisnis dan pekerjaan kita. Itu dapat berupa ancaman krisis ekonomi, gelombang PHK, taktik persaingan kotor pesaing, dan ancaman kebangkrutan. Kita memerlukan pembelaan dan perlindungan yang kuat terhadap ancaman-ancaman semacam itu, dan pengurapan yang Allah berikan menjadi tanda pembelaan dan perlindungan Allah atas bisnis, profesi dan kehidupan kita. Ini adalah jaminan sorgawi yang luar biasa di tengah-tengah iklim ketidakpastian yang penuh resiko.

Ayat 25 : “Kesetiaan-Ku dan kasih-Ku menyertai dia, dan oleh karena nama-Ku tanduknya akan meninggi”. Sekali lagi Tuhan mengkonfirmasikan penyertaan-Nya dan di sini bahkan ditambahkan hal lain, yaitu peninggian (promosi) dari Allah bagi bisnis dan profesi kita. Jika Allah berkenan, maka demi kemuliaan nama-Nya Ia akan mengangkat kita dan mempromosikan kita. “Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor. Engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia” (Ulangan 28 : 13). Lihatlah bagaimana Allah mempromosikan Daniel dan kawan-kawannya atas karier mereka di kerajaan Babel (Daniel 1 : 20; 2 : 48 – 49).

Ayat 26 : “Aku akan membuat tangannya menguasai laut, dan tangan kanannya menguasai sungai-sungai.” Ini berbicara tentang ekspansi kapasitas yang sangat diperlukan untuk menyertai promosi yang kita terima. Jika promosi tidak disertai ekspansi kapasitas, maka kita akan menjadi orang yang tidak kompeten, tidak profesional, tidak efektif dan gagal. Tetapi jika Allah yang mempromosikan kita maka Allah juga yang mengekspansi kapasitas kita sehingga promosi itu tidak menjadi kehancuran yang mempermalukan bagi kita. Banyak orang mempromosikan dirinya meskipun kapasitasnya belum memadai. Akibatnya orang itu gagal di tengah jalan dan akhirnya diturunkan kembali jabatannya atau bahkan kehilangan pekerjaannya. Tidak demikian halnya dengan orang yang diurapi Allah. Tuhan akan menyertakan peningkatan kemampuan atas promosi yang diberikan-Nya kepadanya.

Ayat 27 : “Dia pun akan berseru kepada-Ku: Bapa-Ku Engkau, Allahku dan Gunung Batu keselamatanku”. Inilah ciri dan dampak dari keberhasilan yang terjadi akibat pengurapan yang diberikan Tuhan atas seseorang. Keberhasilan itu tidak akan membuatnya semakin menjauh dari Tuhan dan persekutuan dengan-Nya, seperti yang terjadi dengan kebanyakan orang. Tetapi sebaliknya, keberhasilan dan promosi itu akan membawanya semakin mengenal Allah, semakin intim dengan Dia dan semakin tersungkur di kaki-Nya seperti yang dilakukan Petrus (Lukas 5 : 8).

Inilah yang kita perlukan saat ini: pengurapan Tuhan atas bisnis dan profesi kita. Tuhan Yesus adalah Pembaptis dengan Roh. Dialah Sumber pengurapan kita. Kita dapat datang kepada-Nya dan meminta pengurapan Roh Kudus-Nya atas kehidupan, pekerjaan dan usaha kita. Kita meminta pengurapan ini bukan untuk kepentingan bisnis dan pekerjaan kita, atau kepentingan pribadi kita tetapi karena kita mau kepentingan Allah terpenuhi melalui bisnis dan pekerjaan kita sehingga orang banyak diberkati melalui kehidupan kita dan nama Tuhan dimuliakan. Tuhan memberkati. (Ir. David Kurniadi)

 
Please register or login to add your comments to this article.




Newsflash

Pesan Pentakosta: Pentingnya Kedewasaan Rohani

Hari Pentakosta adalah perayaan pencurahan Roh Kudus yang pertama atas murid-murid Tuhan yang kemudian menjadi gereja mula-mula (Kis. 2). Ini adalah Baptisan Roh Kudus atas orang-orang percaya mula-mula setelah Kristus ditinggikan dan naik ke sorga (Kis. 2:33).

“Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima Roh Kudus yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar di sini” (Kisah Para Rasul 2:33).




Powered by God Wisdom. Thanks to Jesus and Holly Spirit, All the time.